Jumat, 01 Juli 2016

Hujan di Sore itu

Sore bersama rinai hujan.
Tiada henti menghujam bumi.
Rintik-rintik yang penuh tanya.
Hembusan mengundang hampa.

Suasana sendu terbawa.
Terdiam dalam dentuman.
Seperti nada yang tak teratur.
Lalu lara dalam lamunan.

Teka-teki perlahan menghampiri. Seiring gundah yang tiada arti.
Lalu jera dalam sebuah janji.

Sore itu, bersama jutaan tetes air yang berjatuhan dari langit.
Lalu awan yang memaksa kehendak untuk terkejut akan kilatnya.

Sebab, langit selalu merindukan pelukan sang pelangi, tapi daun gugur tetap saja meratapi kelayuannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar