Rasa adalah senyawa yang selalu hadir dikehidupan kita untuk menuntun dan membuka mata kita agar bisa mengenal pahit dan manisnya dunia.
Maka hiduplah seperti lidah yang bisa membedakan pahit dan manisnya sebuah rasa.
Tak selalu yang manis itu dapat menstimulasikan perasaan indah dan bahagia.
Bahkan, tak selalu jenis obat yang pahit itu dapat menyembuhkan sesuatu yang sakit.
Sebab, selalu ada kepahitan dalam sebuah manisnya perjalanan hidup seseorang.
Bisa saja murninya kebahagiaan itu berubah seperti layaknya kamu menenggelamkan sebutir gula kedalam segelas air! Maka larutlah kebahagiaan yang semestinya kekal.
Seperti melukis manisnya angkasa dengan pena lalu tenggelam dalam pahitnya tinta.
Kamu seakan-akan terbius oleh wanginya perjalanan manis hidupmu, lalu kelak kamu menyadari pahit itu ketika tertusuk sebuah duri mawar yang padahal aromanya semerbak harum manis perjalanan hidupmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar